بسم الله الرحمن الرحيم

بسم الله الرحمن الرحيم

salam

Wednesday, December 7, 2011

Milik Siapa Hidayah itu...



Firman Allah SWT maksudnya :
Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, nescaya Dia melapangkan dadanya untuk (menerima agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki akan Allah kesesatan, nescaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit (untuk menerima Islam), seolah-olah ia sedang mendaki/naik ke langit. Demikianlah Allah menimpakan seksaan kepada orang-orang yang tidak beriman. (Al-An`aam: 125)

Hidayah itu milik Allah..kita sebagai manusia sungguh tidak mampu untuk memberi hidayah pd yang lain.meskipun mereka ialah org yang terdekat dengan kita malahan mungkin saudara kita sendiri. Teringat kisah Rasulullah SAW ketika saat saat akhir bapa saudaraNya menghadapi sakaratulmaut.

Hadis Al-Musayyab bin Hazn r.a katanya:
Rasulullah s.a.w menziarahi Abu Talib di saat-saat beliau tenat menghadapi sakaratul maut. Baginda dapati Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umaiyyah bin Al-Mughirah turut berada di sana. Rasulullah s.a.w bersabda: Pak cik! Ucaplah Dua Kalimah Syahadat, aku akan menjadi saksi kamu di hadapan Allah s.w.t. Lalu Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah mencelah: Wahai Abu Talib Sanggupkah kamu meninggalkan agama Abdul Muttalib? Rasulullah s.a.w tidak berputus asa malah tetap mengajarnya mengucap Dua Kalimah Syahadat serta berkali-kali mengulanginya. Sehinggalah Abu Talib menjawab sebagai ucapan terakhir kepada mereka bahawa dia tetap bersama dengan agama Abdul Muttalib malah enggan mengucapkan Kalimah Syahadat. Rasulullah s.a.w bersabda: Demi Allah, aku akan pohonkan keampunan dari Allah untukmu sehinggalah Allah menurunkan ayat ini :

Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) tidak berkuasa memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang engkau kasihi (supaya ia menerima Islam), tetapi Allah jualah yang berkuasa memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya); dan Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang (ada persediaan untuk) mendapat hidayah petunjuk (kepada memeluk Islam)
(Surah Al-Qasas : 56)


Wallahu a'lam...

Wednesday, November 30, 2011

1433 H


Alangkah pantas masa berlalu. Salam Maal Hijrah 1433 H.
Moga tahun ini menjadi yang lebih baik dari tahun2 sebelumnya.

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amr r.a: “Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang maksudnya: “Seorang Muslim adalah orang yang tidak merugikan Muslim lainnya dengan lidah, mahupun dengan kedua tangannya. Dan seorang Muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan semua larangan Allah SWT.” (al-Bukhari)

sedikit perkongsian untuk renungan semua--->
Pemuda: Hijrah, Mensyurgakan Perubahan

5 Muharram 1433 H--kalo ikut tahun hijrah 1433-1408 dah nak masuk 25..dah makin dekat utk djemput Ilahi,amal byk mana???

Tuesday, November 15, 2011

LifE, PeoPle, Love

Have you ever faced the real life? what is that actually..Now i think, this might be my last chance.. life only once, so I must accept that this life, now, is the last chance for me to be a good muslimah, mukminah, muslihah as well as to be one of the muttaqin.So, what to do as a human being? Alhamdulillah i'm proud to be a muslim and feel very blessed as I was born as a Muslim. But this not be the reason that i not need to be a good person in this life. We have to be a good, to Allah, Rasulullah, ourselves and to others as well.

Here is the concept of give and take. It should not be one way, but two way concept.Just like the idiom said "what you give you get back".Thus, give the best you can to get the best in this life and importantly for the hereafter.



Islam also teach us this concept. Rasulullah s.a.w said:"Tahaddu tahabbu."
The meaning is; You gave gifts to each others , you love each other. Interesting right??
So, please appreciate the people around you as they are very important and from that it will appear the best of ukhuwwah in this life, and we will feel the halawatul iman with the relationship in the name of ALLAH.



Thursday, November 10, 2011

Selamat Pengantin Baru Buat Fatimah & Suami

Alhamdulillah, pd hari ini 11/11/11 jam 10 pg telah terbina sebuah lg baitul muslim (Siti Fatimah Safiah & Anas). Mabruk diucapkan kepada kedua mempelai. Maaf kerana tak dapat menghadirkan diri di hari bahagia anda. InsyAllah bulan depan saya akan cuba utk hadir walimah di Alor Star.

Barakallahulakuma wabaraka 'alaikuma wajama'a bainakuma filkhair~~~

Moga berkekalan hingga ke akhir hayat, sampai ke syurga hendaknya..Ameen!

Thursday, November 3, 2011

SaLaM EiDuLaDhA


Terlalu pantas masa berlalu..tibanya satu lagi tarikh penting buat umat Islam seluruh dunia.10 zulhijjah bakal menjelang, eiduladha akan di sambut dgn gemilang. Marilah sama-sama kita menghayati sejarah di sebalik meraikan hari raya aidiladha ini.Ia merupakan hari raya yg lebih besar dari hari raya aidilfitri.
Menghayati erti sebenar sebuah pengorbanan.Jenguk kembali sirah Nabi Ibrahim a.s dan anaknya nabi Ismail a.s.
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar
(Surah A-Saffaat:102-107)

Bagi mereka yang berkemampuan dan berkesempatan, di waktu inilah Allah tetapkan waktu untuk beribadah.Menunaikan rukun Islam yang kelima-menunaikan fardhu haji di Makkah bg yang mampu. Nah! sungguh luarbiasa bukan.ini lah ibadah yang telah ditetapkan waktu dan tempat utk semua umat Islam.aku ingin benar menjejakkan kaki ke sana suatu hari nanti,insyAllah!

Dan sempurnakanlah ibadat Haji dan Umrah kerana Allah (Surah Al-Baqarah :196)

Dan bagi mereka yang tidak berkemampuan untuk ke Makkah, ada ibadah yang lain yang Allah beri peluang utk kita. Ibadah korban, sebagai mengingati sirah dari kisah nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Daging dan darah binatang korban atau hadiah itu tidak sekali-kali akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepadaNya ialah amal yang ikhlas yang berdasarkan takwa dari kamu. Demikianlah Dia memudahkan binatang-binatang itu bagi kamu supaya kamu membesarkan Allah kerana mendapat nikmat petunjukNya. Dan sampaikanlah berita gembira (dengan balasan yang sebaik-baiknya) kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amalnya
(Surah Al-Hajj:37)

wallahua'lam....
Selamat menyambut Aidil Adha Al-Mubarak!

Sunday, October 16, 2011

Pulangnya ke rumah yang abadi...


“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61)

Tiada lagi tawa riangmu..
Tiada lagi senda guraumu..
Tiada lagi tangis hibamu..
Tiada lagi nasihat cintamu..
Tiada lagi kata manismu..
Tiada lagi ucap sayangmu..

Duhai teman..
Zuriat yang dikau titipkan..
Akan meneruskan perjuangan..
Menjadi mujahidah sejati di pentas kehidupan..
Mewarisi akhlak dan peribadimu..

Duhai sahabat..
Sesungguhnya Allah lebih menyayangimu..
Pergimu muda kurangnya dosa..
Pergimu mudah insyAllah jannah ganjarannya..

Pulangnya dikau ke rumah yg abadi..
Dan pasti aku akan menyusul suatu hari nanti..

Al-Fatihah buat kakakku Nurdiyana Nordin yg telah kembali ke rahmatullah pada 14/10/2011 11.45p.m.
jam 3.20a.m aku terjaga, kehadiranmu d alam mimpiku ketika saat2 menghembuskan nafas terakhir menjadi kenyataan bahawa kau pergi menghadap Ilahi di alam jagaku..
Segala jasa baik dan kenangan selama 6tahun berukhuwwah dgnmu akan tetap di hati, moga Allah membalas segala kebaikan hatimu terhadapku dan merahmatimu di alam sana..Ameen

Gambar kenangan terakhir bersama arwah sewaktu final sem 4th year-17/03/2011

Thursday, August 4, 2011

MadraSah RaMaDhAn

Alhamdulillah, sekali lagi penulis dan seluruh umat islam diberi peluang menemui Ramadhan pada tahun ini..Banyak sekali keutamaan dan hikmah puasa pada bulan ramadhan yang dikabarkan dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Nikmatnya Berpuasa, terjemahan dari kitab Maqasid al-Saum karangan Sultanul Ulama

1. Bahwa puasa juga diwajibkan atas ummat sebelum kita. Allah berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al-Baqoroh : 183)

Jika puasa bukan sebuah amalan yang agung, maka tidak mungkin puasa juga diwajibkan atas ummat-ummat sebelum kita. walaupun puasa mereka berbeda dengan puasa kita, artinya bukan pada bulan ramadhan yang diwajibkan atas mereka, akan tetapi amalan puasa itu tersendiri telah diwajibkan atas mereka yang menandakan bahwa amalan ini sangatlah agung.

2. Puasa adalah sebab diampuninya dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

من صام رمضان إيمانا واحتسابا غُفِر له ما تقدم من ذنبه

Artinya : "Barang siapa yang puasa Ramadhan dengan iman dan pengharapan (pahala), diampuni dosa-dosa yang telah lampau." (Muttafaq 'Alaihi)

Iman maksudnya beriman dengan Allah dan ridho atas diwajibkannya puasa ramadhan. pengharapan yaitu mengharap balasan dan pahala dari Allah. Jika seseorang telah yakin dan ridho akan kewajibannya berpuasa serta tidak benci atas kewajiban puasa ramadhan, yakin terhadap pahala dan ganjaran yang akan didapat maka dia akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.

3. Bahwa pahala puasa tidak terikat dengan jumlah tertentu, akan tetapi pahalanya diberikan kepada orang yang berpuasa tanpa ada perhitungan. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

كل عمل ابن آدم له يضاعَف الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف ، قال الله تعالى : إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به ، يَدَعُ شهوته وطعامه من أجلي

Artinya : "Semua amalan anak Adam untuknya dan dilipat gandakan setiap satu kebaikan (dianggap) sepuluh kali kebaikan tersebut dan dilipat gandakan menjadi 700 kali. Allah berfirman : Kecuali puasa, karena amalan itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. (disebabkan) meninggalkan sahwatnya dan makanannya demi Aku." (HR Muslim)

4. Dua kabahagiaan bagi orang yang berpuasa. yaitu kebahagiaan ketika berbuka puasa setelah menahan nafsu, lapar dan dahaga sehari penuh. dan kebahagiaan ketika menjumpai Allah diakherat dengan dimasukkannya kedalam surga-Nya. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

للصائم فرحتان فرحة عند فطره وفرحة عند لقاء ربه

Artinya : "Untuk orang yang berpuasa dua kebahagiaan : kebahagiaan ketika berbuka puasa. dan kebahagiaan ketika menemui Tuhannya." (Muttafaq 'Alaihi)

5. Bahwa amalan puasa memberi syafaat kepada yang mengamalkannya. seperti Al-Qur'an yang memberi syafaat diakherat kepada orang yang membacanya. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة , يقول الصيام : أي رب منعتُه الطعام والشهوة فَشَفِّعْنِي فيه , ويقول القرآن : منعتُه النوم بالليل فَشَفِّعْنِي فيه , قال : فيشفعان

Artinya : "Puasa dan Al-Qur'an memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat. puasa berkata : Wahai Robb, aku telah menahannya dari makanan dan syahwat maka berikanlah syafaat. Al-Qur'an berkata : Wahai Robb, aku telah menahannya dari tidur dimalam hari maka berilah syafaat. Rosulullah berkata : maka keduanya memberi syafaat." (HR Ahmad, Ath-Thabrany dan Al-Hakim)

Itulah 5 keutamaan puasa ramadhan. dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang berkaitan dengan amalan puasa. dengan diwajibkannya amalan-amalan bukan saja memberikan pahala bagi kita, bahkan menjadikan kita sebagai makhluk yang utama dan penuh dengan masa depan yang cerah. semoga kita dijadikan sebagai hamba-hamba-Nya yang taat dan ridho dengan semua keputusan-Nya.

[source : http://www.artikelislami.com/2011/08/keutamaan-puasa-ramadhan.html]

Thursday, June 23, 2011

Salman Al-Farisi R.A

Renungan sejenak ~
Inilah kisah cinta Salman al-Farisi....

Kisahnya begini, di saat dia merasakan sudah layak baginya untuk menyempurnakan separuh daripada agama. Dia sudah siap untuk melamar seorang gadis solehah dari kaum Ansar, yang selalu meniti di bibir para pemuda di Kota Madinah. Memperolehi cinta wanita solehah itu ibarat membelai cinta para bidadari di Syurga. Wanita solehah itu telah menambat hatinya untuk menuntun karya-karya indah bak lakaran pelangi... penuh warna dan cinta.

Beliau menjemput sahabat karibnya, Abu Darda’ sebagai teman bicaranya ketika bertemu keluarga wanita solehah itu.

“Subhanallah... alhamdulillah” terpancut kata-kata dari mulut Abu Darda’, tanda ta’ajub dan syukur di atas niat suci temannya itu. Dia begitu teruja kerana dapat membantu temannya dalam hal baik sebegini.

Maka menujulah mereka ke rumah wanita solehah yang menjadi buah mulut para pemuda gagah perkasa di Kota Madinah.

“Saya adalah Abu Darda’ dan ini adalah saudara saya Salman al-Farisi. Allah Taala telah memuliakannya dengan Islam, dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah s.a.w, hingga Rasulullah menyebut beliau sebagai sebahagian daripada ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar puteri kalian untuk dipersuntingnya” berkata Abu Darda’ kepada keluarga wanita tersebut. Susunan bahasanya cukup berlapik dan indah.


“Menerima kalian berdua sebagai tetamu, sahabat Rasulullah yang mulia sudah menjadi penghormatan terbesar buat kami. Dan adalah kehormatan lebih besar bagi keluarga kami bermenantukan seorang sahabat Rasulullah s.a.w yang utama. Akan tetapi hak untuk memberi kata putus tetap sepenuhnya berada di tangan anakanda puteri saya. Saya serahkan kepada puteri kami untuk memperhitungkannya” wali wanita solehah memberi isyarat ke arah hijab, di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.

“silakan tuan...” balas Abu Darda’.

Selepas beberapa minit berlalu, datanglah walinya memberi kata pemutus daripada sang puteri kesayangannya.

“Maafkan kami di atas apa yang saya akan katakan”

“Kerana kalian tetamu terhormat kami, sahabat baginda s.a.w yang amat dicintainya. Kami hanya mengharap redha Allah bersama kita semua.. sebenarnya puteri saya telah menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda’ mempunyai hajat yang sama, puteri kami senang menerima pinangannya dengan penuh syukur” kata-kata wali wanita solehah itu tidak sedikit pun mengejutkan Salman al-Farisi malah menyambutnya dengan alunan tahmid yang tidak putus-putus.

Subhanallah... jelaslah wanita solehah itu hanya memilih Abu Darda’ sebagai pasangan hidupnya berbanding hajat asal datang daripada Salman al-Farisi. Bayangkan andai kita berada di posisi Salman al-Farisi, mungkin kita telah menyalahkan diri kerana telah tersilap membawa pendamping, teman bicara. Namun lain pula jawapan Salman al-Farisi;

“Allahu Akbar... Maha Suci Allah telah memilih teman baik saya sebagai pengganti” dengan penuh rasa kebesaran Tuhan menyelinap roh cinta-Nya memenuhi jiwanya yang kerdil.

“Semua mahar dan nafkah yang telah ku persiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, teman baik ku dunia akhirat. Dan aku akan menjadi saksi pernikahan bersejarah kalian!” air mata kasih dan syukur membening suasana redup di suatu
petang itu.

Wednesday, June 22, 2011

Di sebalik ' TANGAN PANJANG '


Assalamualaium warahmatullahi wabarakatuh wa maghfiratuhu wa ridhwanuhu ila yaumil akhir...
Alhamdulillah wa syukurillah, setelah sekian lama blog ini menyepi, kali ini ada yang nak menulis merajinkan jari jemari menekan keyboard. sedikit sebanyak ringkasan pengisian dari sebuah buku TAQWA karya Tuan Guru Dato' Nik Abdul Aziz Nik Mat.

Diriwayatkan dalam sebuah hadis Rasulullah s.a.w,kebanyakan isteri baginda berusia muda, sedangkan baginda pula menjangkau usia yang tua. Isteri-isteri baginda amat berharap jika Allah izinkan, mereka ingin mati bersama-sama Rasulullah, kerana jika mereka mati dahulu akan dapat segera bertemu Rasulullah kelak. Lantaran itu,mereka berbincang sesama sendiri siapakah yang akan pulang ke hadrat ILAHI seiring kewafatan Rasulullah kelak.

Suatu hari,mereka bertanya kepada Rasulullah berkenaan hal itu, kemudian Rasulullah memberitahu para Ummahatul Mukminin bahawa isteri baginda yang akan kembali ke rahmatullah seiring dengan kewafatan baginda ialah mereka yang 'tangan panjang' yang akan cepat menemui Rasulullah kelak.

Sebaik sahaja mereka mendengar jawapan Rasulullah itu, mereka pun bergilir-gilir mengukur tangan-tangan mereka. Siapakah antara mereka yang panjang? Lalu mereka mendapati Siti Saodah yang tangannya lebih panjang.

Tetapi selepas beberapa ketika kewafatan Rasulullah, tiba-tiba mereka mendapati yang segera menyusul pulang ke rahmatullah bukannya Siti Saodah,tetapi Zainab. Dengan peristiwa itu mereka memikirkan semula apakah maksud sebenar tangan panjang yang dimaksudkan Rasulullah.

Isteri Rasulullah, Zainab mempunyai perusahaan sendiri, beliau seorang pengusaha kulit dan peniaga kulit-kulit binatang. Perniagaannya sangat maju ketika itu menyebabkan beliau tidak terlalu bergantung dengan pemberian daripada Rasulullah. Justeru, Zainab telah menggunakan sebahagian besar keuntungannya untuk berderma dan bersedekah membantu orang-orang susah dan sebagainya. Maka terkenallah dikalangan para isteri Rasulullah yang banyak tangan menghulurkan bantuan ialah Zainab.

Dengan demikian, maka fahamlah para Ummahatul Mukminin bahawa tangan panjang yang dimaksudkan itu bukan ukuran pada fizikal, sebaliknya ia membawa erti tangan yang banyak menderma,memanjangkan tangan membantu dan berbuat kebajikan.

Peribahasa 'tangan panjang' yang diberitahu oleh Rasulullah itu amatlah berbeza dengan tangan panjang yang menjadi peribahasa orang Melayu...

written by~nnhnag ^_^


Tuesday, May 10, 2011

Nota Buat Diri

Pejam celik mata, tarik hembus nafas, denyut-denyut nadi ianya menghampiri penghujung. Sungguh pantas masa berlalu. Tidak lagi boleh di undur, hanya mampu mengorak langkah dengan umur dan kudrat yang masih dikurniakan Ilahi. Alhamdulillah. Fatrah hidupku sebagai seorang peraih ilmu sarjana muda di bumi UIA akan berakhir. Dan selepas ini berkemungkinan perjalanan yang berbeza akan ku lalui.

Sungguh banyak ibrah yang diperolehi sepanjang hayatku menuntut ilmu. Segala cabaran, dugaan, nikmat dan rahmat membawa seribu satu hikmah untuk seorang hamba Allah. Secara tidak langsung, segalanya mengajar dan memberi erti dalam hidup.Itulah dinamakan sekolah kehidupan.

Namun sejauh manakah ilmu yang ada akan di aplikasi pada kehidupan? Terbaca suatu kata-kata dari Imam Malik bin Anas r.a.:
"Yang bernama ilmu itu bukanlah kepandaian atau banyak meriwayatkan sesuatu, melainkan hanyalah nur yang diturunkan Allah ke dalam hati manusia. Adapun bergunanya ilmu itu adalah untuk mendekatkan manusia kepada Allah dan menjauhkannya dari kesombongan diri."

Moga 'nur' itu sentiasa ada menyuluh dan menerangi perjalanan hidup di dunia dan akhirat.

Ukhuwwah..Ya Allah rahmati dan redhailah ukhuwwah yang terjalin ini. Moga terus ditautkan
hati-hati untuk terus berukhuwwah atas namaMu.

Dakwah.. Ya Allah semoga perjuangan dalam menuntut ilmu ini menguatkan diri dan hati untuk terus berdakwah menegakkan kalimahMu.

Tarbiyyah..Ya Allah Kau kuatkan lah diri untuk istiqamah dalam mentarbiyyah dan ditarbiyyah.

Thursday, May 5, 2011

Doa Senjata Mukmin

Kematian Osama bin Laden

  1. Jika benarlah Osama bin Laden benar-benar telah dibunuh oleh tentera Amerika Syarikat seperti yang diumumkan oleh Presiden Barrack Obama semalam, maka saya sebagai seorang Islam mendoakan rahmat dan keampunan Allah SWT untuk Osama bin Laden yang merupakan saudara saya di dalam Islam. Inilah yang dituntut oleh Islam sewaktu menerima berita kematian saudara seagamanya. Sebesar manapun kesalahan seorang muslim, jika ia mati dalam keadaan agamanya Islam, keampunan terhadapnya harus dipohon oleh saudara muslim yang lain.
  2. Adapun keterlibatan Osama bin Laden dengan keganasan, saya serahkan kepada Allah SWT kerana ia masih belum terbukti melainkan melalui propaganda yang dipelopori oleh Amerika Syarikat. Jika benar beliau terlibat dengan kegananasan, sudah tentu saya tidak menyokong keganasan tersebut. Bagaimanapun keterlibatan Osama dengan keganasan masih lagi merupakan berita samar yang tidak dapat disahkan, namun keterlibatan Amerika Syarikat sendiri dalam keganasan sudah terbukti.
  3. Ini jelas dengan serangan terhadap Afghanistan dan Iraq yang menghancurkan kedua-dua negara ini dengan tujuan mencari senjata pemusnah yang tidak dapat dijumpai sehingga ke hari ini. Apa pula tindakan Amerika Syarikat terhadap Israel yang terang-terang melakukan keganasan di bumi Palestin ? Bukan sahaja tidak bertindak, bahkan Amerikalah yang kuat menyokong Israel. Justeru, jika Osama dianggap sebagai pengganas, maka Israel lebih patut disebut sebagai ganas dan penyokongnya Amerika Syarikat juga tidak boleh lari dari digelar sebagai ganas.
  4. Inilah yang saya tegaskan kepada Duta Besar Amerika Syarikat yang datang ke pejabat saya pada 28 April 2011 yang lepas, bahawa sepasang selipar pun tidak boleh dirampas dari tuannya yang berhak, apatah lagi sebuah negeri yang berdaulat seperti Palestin, lebih-lebih lagi tidak berhak untuk dirampas oleh Israel.
  5. Adapun mereka yang berkata bahawa dunia lebih selamat dengan kematian Osama, saya anggap kenyataan tersebut sebagai tidak cermat dan hanya bertujuan menampakkan diri sebagai penyokong Amerika. Jika dunia lebih selamat dengan kematian Osama, adakah dunia juga lebih selamat dengan kewujudan Amerika?

Sekian, wassalam.

TUAN GURU DATO’ BENTARA SETIA NIK ABDUL AZIZ BIN NIK MAT,

Menteri Besar Kelantan.

Bertarikh : 30 Jamadil Awal 1432H bersamaan 3 Mei 2011M

~ hidup dan mati di tangan Allah~

Wednesday, May 4, 2011

Mukmin Ajaib

Bismillahi walhamdulillah. All praises to Allah, The Most Gracious and Most Merciful.

Hidup ini ibarat roda, terkadang di atas terkadang di bawah. Mendapat sesuatu nikmat lazimnya disyukuri, namun musibah juga seharusnya diredhai. Sudah menjadi lumrah kehidupan kita kan melalui saat-saat senang dan susah,tinggal saja cara untuk kita mengendalikan keadaan tersebut. Ingin mencontohi dan menjadi di kalangan yang beriman dalam segala tindak-tanduknya. Sungguh beruntung dan ajaib jika menjadi orang beriman. Sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud:

" Sungguh ajaib dlm urusan orang mukmin.Sesungguhnya setiap urusan baginya ada kebaikan dan perkara ini tidak berlaku melainkan kepada orang mukmin. Sekiranya dia diberikan sesuatu yg menggembirakan lalu dia bersyukur, dan sekiranya apabila dia ditimpa kesusahan lalu dia bersabar. Maka kebaikan baginya" (Riwayat Muslim)
Kita selalu mengharapkan yang indah belaka. Siapa tak mahu pada kesenangan dan ketenangan hidup, kejayaan besar , kedudukan atau pangkat yang tinggi? Mungkin ada manusia yang mengecapi semua itu, namun adakah semua itu datang bergolek? Sesekali tidak kerana semuanya memerlukan usaha dan kerja keras. Jadi harapan dan impian yang ingin digapai perlu lah seiring dengan tindakan yang betul berlandaskan syariat. Andai di tengah jalan kita terjatuh maka bersangka baiklah pada Allah. Bergerak naik dengan secepatnya, bukan dengan memanjangkan kesedihan. Itu lah sebuah harapan. Jangan biarkan harapan itu menjadi angan-angan. Sebuah angan-angan yang hanya bermain di minda namun takkan pernah kesampaian hajat dan pengakhirannya.

Oleh itu, jadikanlah segala yang susah atau kegagalan hari ini pemangkin buat kejayaan yang akan datang. Segala yang datang dan pergi dalam hidup kita adalah hak milik Allah yang Esa.

" Allah menghapuskan apa yang dikehendakiNya dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allah ada umm al-kitab(loh mahfuz)" (Surah Ar-Ra'd :39)

Antara harapan dan angan-angan, antara cita-cita dan cinta, antara fantasi dan realiti.

Wednesday, April 27, 2011

It’s all about my FYP


FINAL YEAR PROJECT- Alhamdulillah wasyukurillah akhirnya selesai final presentation. Coming up next, poster exhibition and do some correction of my thesis. Perasaan bercampur baur ketika ini. Gembira. Lega. Benar, tidak salah untuk bergembira tapi harus ada batasnya. Kerana ianya hanya sementara. Nikmat dunia hanya sementara, segala kegembiraan ini akhirnya akan lenyap jua.

Dalam kesibukan ini tetiba terfikir sejenak, ingin memuhasabah diri sendiri. Aku berharap ilmu yang ada bukanlah hanya di akal semata-mata. Namun ilmu itu terletak di hati untuk ditafsirkan.

Imam Malik bin Anas r.a.berkata:"Yang bernama ilmu itu bukanlah kepandaian atau banyak meriwayatkan sesuatu, melainkan hanyalah nur yang diturunkan Allah ke dalam hati manusia. Adapun bergunanya ilmu itu adalah untuk mendekatkan manusia kepada Allah dan menjauhkannya dari kesombongan diri."

Muhasabah diri

Aku bertungkus lumus menyiapkan thesis agar tiada kesilapan

Adakah aku bimbang adanya kesilapan dalam kitab amalan yg dicatit oleh Raqib dan ‘Atid?

Aku membuat persiapan sebelum presentation

Adakah aku bersiap utk mati?

Aku membuat persediaan utk menjawab soalan2 yang bakal ditanya oleh examiner

Adakah aku bersedia utk soalan Malaikat Munkar n Nakir di alam kubur?

Aku berpakaian kemas mejaga imej sebelum berhadapan dgn manusia( examiner)

Apakah aku ada mengambil berat tentang itu sebelum menghadap Allah (solat)?

Aku tahu tarikh dan masa utk presentation

Adakah aku tahu bila detik n masa nyawaku kan berhenti?

Aku seram,nervous dan macam2 perasaan sebelum tibanya waktu presentation

Apakah perasaan yang sama wujud utk aku mnghadapi waktu ajal menjemput?

Aku ingin menyiapkan sebuah poster yang menarik untuk dipamerkan ketika exhibition

Adakah aku menyiapkan diri dengan akhlak baik dan amalan soleh yang bakal ditayangkan di Padang Mahsyar kelak?

ASTAGHFIRULLAH...

Banyaknya cacat cela dalam hidupku.

Jadikan ujian di dunia sebagai wasilah untuk kita lebih bersedia manghadapi waktu itu. Waktu yang sememangnya akan berlaku dalam hidup kita,bukan pengakhiran hidup.Namun permulaan sebuah kehidupan yang abadi.

Wallahu a’lam..

p/s: Tahniah buat yang dah selesai present tadi. All da best buat sahabat-sahabat yang akan present esok..Bittaufiq wannajah insyaAllah..Smile.

Sunday, April 24, 2011

Allah mencintaimu dengan nikmat ,mengapa membalasnya dengan maksiat?


Rasulullah SAW pernah bersabda :

"Sesungguhnya Allah SWT jika mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata: "Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!" Maka Jibril pun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata: "Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintai dia." Maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini." (Hadis Riwayat Bukhari)

Saat pertama kali mendengar hadis ini, terasa begitu luas dan tidak ternilai kasih sayang dan cinta Allah pada hamba2Nya. Namun diri terfikir sejenak, apakah hamba itu diriku? Sungguh agung cinta Allah,sifat Rahman dan RahimNya meliputi langit dan bumi. Tidakkah kita semua ingin menjadi salah seorang hamba yang dicintai Allah?

Allah terus mencintai hamba-hambaNya.Dengan segala nikmat di dunia, nikmat udara, air, kesenangan ,nikmat kasih sayang antara manusia yang membolehkan kita terus bernafas , denyut nadi dan jantung untuk terus bergerak tanpa sesaat pun berhenti hingga tibanya saat ajal menjemput.

Namun, kita sebagai manusia sering lupa dan alpa. Dengan nikmat yang diberikan tanpa ada ingatan pada Sang Pemberi. Nikmat yang diberi digunakan namun tidak dibalas dengan sebaiknya. Malah, kita membalasnya dengan maksiat. Diri dan hati yang tidak lekang dari membuat dosa. Dosa berburuk sangka, mengumpat, sombong, akhlak buruk dan sebagainya. Ibadah yang dilakukan langsung tidak memberi kesan pada hati ini.

Ya Allah, kami hambaMu yang lemah dan hina, ampunkanlah kami. Ya Allah Engkaulah Pemilik hati kami, lunak lembutkanlah hati-hati kami dengan CIntaMu yang abadi. Agar kami tidak berpaling sedikitpun dari Rahmat dan Rahman Mu ya Rabbi dengan limpahan HidayahMu.

Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (surah al-Fatihah ayat 5 dan 6)

[muhasabah dan peringatan untuk diri sendiri]


Tuesday, April 19, 2011

Every Breath is a Blessing


Alhamdulillah masih diberi peluang untuk bernafas di dunia ini. Ingin menjadi seperti matahari, mawar, bumi dan hujan..sungguh rahsia alam semesta ini banyak mengajar manusia agar mereka selalu berfikir. Menunjukkan tanda-tanda kekuasaan Allah..

"Segala puji bagi Allah, dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan." (Surah An-Naml: 93)

Rahmat, nikmat dan kasih sayang Allah meliputi langit dan bumi, timur dan barat, siang dan malam. Haruslah dimanfaatkan sebaik-baiknya melalui perbuatan dan dalam setiap perkara yang dilakukan sebelum detik itu tiba.

"(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." (Surah Ibrahim:52)

Every Breath is a Blessing by Mesut Kurtis

Be like the sun
Shining with light
Be like a rose
Spreading its fragrance
In every path

Be like the earth

Humble and wise
Be like the rain
Pouring all your love
To every soul

Chorus:
Stop speculating and guessing
Trust what your heart is sensing
Every new breath is a blessing
Sent by Allah

Inspire people with your manners
Dedicate your life to helping others
If you don't know them they're still not strangers
All other humans are your brothers

Chorus

Why do we chase after material possessions?
Do we really think that it will bring us pleasure?
Don't think contentment comes from having wealth
None of it will delay our moment of death
Peace and happiness are in worshipping Allah

http://www.youtube.com/watch?v=x7_hLnttsyk

Monday, April 18, 2011

PeLaNgi HiDuP

Apa yang anda tahu tentang pelangi? Bentuknya, warnanya? Bagaimana ia terjadi?

Kali ini aku nak kongsi sedikit ilmu yang aku pun baru tahu. Setelah menonton Saluran TVIQ di Astro, baru ku tahu sebenarnya pelangi berbentuk satu lingkaran bulat. bagi sesiapa yang dah tahu tu tak mengapa,teruskan pembacaan anda di sini untuk refresh ilmu . kalau tak sudi tak mengapa. (^_^)

Pelangi adalah salah satu gelombang elektromagnetik, dan setiap warnanya mempunyai panjang gelombang tersendiri. Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pemerhati. Pembiasan sinar matahari oleh titisan air hujan yang berlaku maka terhasillah pelangi nan indah. Subhanallah!



Why is a rainbow in arc-shaped?ini berlaku kerana sudut(angle) antara matahari, titisan hujan dan pemerhati. Kita hanya dapat melihat separuh dari bulatan yang sebenar jika berada di bumi. Nak lihat lingkaran bulatan pelangi? boleh, kita akan melihatnya apabila berada di atas seperti memandang dari sebuah kapal terbang. Oleh kerana separuh daripada lingkaran bulatan itu adalah di bawah garis horizon menyebabkan pemandangan di bawah adalah separa melengkung.

Begitulah alkisahnya..

Mari kita hayati kisah pelangi ini, dan kaitkan dengan hidup kita.

"Sesungguhnya Allah telah menjadikan manusia dengan sebaik-baik kejadian" (Surah T-Tin:5)

Nak lihat bentuk pelangi yang sempurna satu lingkaran bulatan harus berada di tempat yang tinggi bukan? Kalau inginkan kesempurnaan dan keselesaan, haruslah berusaha lebih untuk melangkah pergi sejauh mana yang kita mampu. Namun bila dah mencapai kejayaan tidak harus melupakan pada yang bawah. Pelangi masih berkongsi keindahannya pada yang ada di bumi..Jangan jadi manusia kikir. Jadi kita harus memaknakan kesempurnaan itu.

Kerana setiap kesempurnaan dan kejayaan yang kita ada bukanlah hak milik abadi, ia hanya pinjaman duniawi, sementara berada di muka bumi ini.
Biar tidak sempurna di mata manusia, asal sempurna iman dan taqwa pada Sang Pencipta, menuju negeri akhirat yang tiada penghujungnya.

Wallahua'lam...




Saturday, April 16, 2011

Durian Oh Durian


Tiba-tiba je teringat pada buah durian..Perancangan utk menziarahi kakakku di Bukit Gantang ,Perak terpaksa dibatalkan pada mnggu ini atas sebab2 tertentu. Jadi tak dapatlah aku merasa durian Perak. Maklumlah sekarang ni musim durian. Kita hanya merancang namun Allah yang menentukan. Dan ada yang lebih baik yang aku dapat utk minggu ini.

Alhamdulillah, hari minggu ku terisi di taman-taman ukhuwwah bersama sahabat- sahabat yang mukminah lagi solehah.

Mari kita belajar dari alam. Seronok. Durian.

Diluar nampak keras ditambah dengan kulitnya yang berduri. Sebab itu dinamakan raja buah, sekali terkena duri itu boleh terluka. Kepada bukan penggemar dan tidak tahu menahu tentangnya, durian di pandang sebelah mata. Malah akan ada yang menekup hidung dan berkata , "bau durian tu busuklah!". Cukup untuk meluahkan pandangan negatif tanpa ada keinginan untuk menjamah isinya.

Namun lain pulak bagi penggemarnya, bau itu lah yang diidam-idamkan. Rupa-rupanya disebalik kulit yang berduri dan tidak menarik terselit berpangsa-pangsa isi kuning yang lembut dan manis sekali. Sebagai hadiah buat penggemar, memang berbaloi walau terpaksa bersusah payah untuk mengeluarkannya dari kulit yang berduri dan keras.

Begitulah hati manusia, diluar tidak nampak. Kena selami dan kenali baru lah tahu siapa dia sebenarnya. Luaran nampak keras namun terselit sekeping hati kecil yang lembut dan mudah didekati .Mungkin juga di luar nampak lemah lembut,sopan santun namun di hati ada dendam. Itu yang bahaya! Duhai hati, ingatlah Allah sentiasa ada, Dia akan menghisab segala-galanya samada yang terzahir atau tersembunyi..
Hanya Allah sahaja Maha Mengetahui ,Tuhan Pemilik Hati..

Wallahua'lam..

"Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya" (Surah Qaf: 16)

" Dan tuturkanlah perkataan kamu dengan perlahan atau dengan nyaring(sama) sahaja keadaanya kpd Allah) kerana sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan segala isi hati yang terkandung di dalam dada" (Surah Al-Mulk:13)

Friday, April 15, 2011

Mahu Cantik dan Harum


Wanita sinonim dengan kecantikan. Istilah “cermin” dalam bahasa Arab dekat sangat dengan wanita – kerana cermin itu dekat pula dengan kecantikan. Bercermin untuk kelihatan cantik. Ke mana-mana wanita pergi, cermin ada di sisi.

Bagi yang tidak cantik bagaimana? Mereka bukan wanita?

Tunggu dulu, setiap yang Allah cipta pasti indah kerana Allah itu Maha Indah dan suka pada keindahan. Tuhan tidak mencipta manusia hodoh, Tuhan hanya mencipta manusia dengan kecantikan berbeza. Jadi, ingat itu… setiap wanita berhak untuk cantik!

Soalnya, di manakah letaknya kecantikan sebenar pada seorang wanita? Kalau kita tanyakan kepada para lelaki maka sudah pasti kita akan temui pelbagai jawapan. Ada yang merasakan kecantikan wanitaitu pada wajah, pada bentuk tubuh, pada kebijaksanaan atau pada tingkah lakunya.

Dan pada yang menyatakan kecantikan pada wajah pula terbahagi kepada pelbagai pandangan, ada yang mengatakan kecantikannya terletak pada hidung, pada mata dan sebagainya. Pendekata kecantikan itu bagi anggapan sesetengah orang sangat relatif sifatnya. Lain orang, lain penilaiannya.

Namun sebagai seorang Islam, kita tentulah ada kayu ukur tersendiri untuk menilai kecantikan. Kita tentunya mengukur kecantikan wanita mengikut kayu ukur Islam. Dan tentu sahaja kecantikan yang menjadi penilaian Islam adalah lebih hakiki dan abadi lagi.

Misalnya, kalaulah kecantikan itu hanya terletak pada wajah, wajah itu lambat-laun akan dimakan usia. Itu hanya bersifat sementara. Apabila usia meningkat, kulit akan berkedut tentulah wajah tidak cantik lagi. Jadi tentulah ini bukan ukuran kecantikan yang sejati dan abadi.

Sebagai hamba Allah, kita hendaklah melihat kecantikan selaras dengan penilaian Allah atas keyakinan apa yang dinilai oleh-Nya lebih tepat dan betul. Apakah kecantikan yang dimaksudkan itu? Kecantikan yang dimaksudkan ialah kecantikan budi pekerti ataupun akhlak. Itulah misi utama kedatangan Rasulullah SAW – untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Kecantikan akhlak jika ada pada seseorang, lebih kekal. Inilah kecantikan yang hakiki mengikut penilaian Allah. Hancur badan dikandung tanah, budi baik di kenang juga. Kecantikan akhlak ini juga adalah satu yang lebih abadi. Kata pepatah lagi, hutang budi dibawa mati. Malah akhlak yang baik juga sangat disukai oleh hati manusia. Contohnya, kalaulah ada orang yang wajahnya sahaja cantik tetapi akhlaknya buruk, pasti dia akan dibenci.

Ya, mata menilai kecantikan pada rupa. Akal menilai pada fikiran. Nafsu menilai pada bentuk tubuh. Tetapi hati tentulah pada akhlak dan budi. Kecantikan akhlak ini diterima oleh semua orang. Katalah orang jujur, siapapun suka. Semua orang sepakat menyayangi orang yang jujur itu disukai. Sedangkan jika menurut ukuran rupa, penilaian manusia tetap tidak sama. Sebab itu ada pepatah yang mengatakan, ‘beauty in the eye of beholder’.

Rasulullah saw juga telah pernah menegaskan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah. Wanita solehah ialah perhiasan rumah-tangga, perhiasan masyarakat dan perhiasan negara. Jika ada ibu yang solehah, anak-anaknya tentu mendapat manfaat. Mereka akan terdidik dengan baik.

Jika ada isteri yang solehah, suami pun akan mendapat manfaat. Para isteri ini akan memudahkan urusan rumah-tangga, menjalinkan hubungan keluargha dengan penuh kasih-sayang dan lain-lain. Tuturkatanya baik, tingkah lakunya baik, senyumannya menawan dan segala-galanya indah… mereka bayangan bidadari syurga di dunia ini.

Kenapa banyak wanita yang memiliki kecantikan tetapi musnah hidupnya? Ada ungkapan yang berbunyi, kemusnahan akan menimpa bilawanita mula merasai dirinya cantik dan mempamirkan kecantikan. Sejauhmana benarnya, wallahua’lam. Tetapi apa yang pasti, menurut Islam jika kecantikan tidak disertai iman yang kuat, maka pemiliknya akan hilang kawalan diri. Akibatnya ramai wanita cantik diperdayakan oleh syaitan untuk menggoda manusia melakukan kemungkaran. Lihatlah di sekeliling kita. Kata orang, bunga yang cantik jarang yang harum! Ini sudah menjadi sesuatu yang lumrah.

Tanpa iman, kecantikan akan dipergunakan ke arah kejahatan dan kemaksiatan, yang akhirnya akan memusnahkan diri pemiliknya dan orang lain. Cuba kita lihat apa yang terjadi kepada bintang filem barat (di sinipun apa kurangnya), ada yang memporak-perandakan negara, rumah-tangga dan berakhir dengan sakit jiwa dan bunuh diri.

Cantik tidak salah, tetapi salah menggunakan kecantikkan itulah yang salah. Kata orang, wanita yang cantik jarang berakhlak. Umpama bunga yang cantik, jarang yang wangi. Tetapi kalau cantik dan berakhlak pula, inilah yang hebat. Umpama cantiknya wanita solehah pada zaman nabi seperti Siti Aishah RA, Atikah binti Zaid dan lain-lain.

Bagaimana mendapat kecantikan sejati? Perlu kita faham kecantikan itu bermula dari dalam ke luar. Bukan sebaliknya. Oleh itu pertama, tanamkan di dalam hati kita iman yang benar-benar kuat berdasarkan ilmu yang tepat dan penghayatan yang tinggi. Iman itu keyakinan, kasih sayang, kemaafan, sangka baik dan reda. Rasa-rasa ini buktikanlah dengan perbuatan yang baik. Bila hati baik, wajah akan sentiasa cantik.

Jadi perkara kedua ialah susulilah iman itu dengan perbuatan yang baik. Ertinya, kita atur kehidupan mengikut syariat atau peraturan Tuhan. Dan apabila iman ditanam, syariat ditegakkan, akan berbuahlah akhlak yang mulia. Wajah, perilaku dan peribadi kita akan nampak cantik sekali. Inilah yang dikatakan kecantikan yang hakiki. Biar buruk rupa, jangan buruk perangai. Apa gunanya mulut yang cantik kalau kita gunakan untuk mengumpat?

Ya, kecantikan akhlak… boleh dimiliki oleh sesiapa sahaja, oleh yang rupawan mahupun yang hodoh. Itu bukti keadilan Allah yang mencipta wanita dengan berbagai wajah dan rupa… tapi peluangnya untuk “cantik” tetap serupa!

Sumber:http://genta-rasa.com/2009/07/27/bunga-yang-cantik-jarang-harum/

“Ya ALLAH, sebagaimana telah kau perindahkan kejadianku, perindahkanlah jua akhlakku.”

Thursday, April 14, 2011

Belajar Seumur Hidup


Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah..hanya itu ucapan yang mampu aku ungkapkan. Setelah sekian lama ,ia berakhir jua. Sepanjang lebih kurang 17 tahun berada di bawah sistem pendidikan di Malaysia, hari ini aku telah selamat menamatkan last paper for my final year dengan jayanya(Berjaya insyAllah..). namun tak bermakna dengan akhirnya paper td maka tamat sudah proses pembelajaran dan berakhirlah segala2nya.

Allah berfirman yang bermaksud :

Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran." - Surah Az- Zumar : 9

Selain itu ada banyak hadis memperkatakan tentang ilmu. Dari Anas bin Malik r.a Rasulullah saw bersabda, ‘Mencari ilmu adalah fardhu bagi setiap orang Islam.’- Ibnu Majah

Di sini aku nak berkongsi sedikit tips dan panduan untuk “BELAJAR SEUMUR HIDUP”

1)Bina kesedaran bahawa menuntut ilmu sangat penting- Bukalah minda dan jiwa kita utk pembelajaran dan pengalaman . Carilah kuasa dan keajaiban ilmu yang diperolehi sepanjang hayat utk menjadikan kita semakin ‘manusia’.

2)Jangan sempitkan cara belajar –terimalah hari-hari dalam hidup kita sebagai satu proses pembelajaran.

3)Gunakan masa anjal- byk masa kita terbuang begitu sahaja tanpa ada sebarang aktiviti yg berfaedah. Sedangkan terlalu banyak perkara yang boleh dilakukan seperti membaca artikel,mendengar ceramah sementara memandu atau menunggu rakan.

4)Jadi seperti anak kecil yg sentiasa ingin tahu- bina perasaan inquisitive.Bagaimana ujan dan pelangi terbentuk? Bagaimana Muhammad Al-Fateh Berjaya menawan Constantinople? Kanapa minyak dan barang asyik naik harga?

5)Cari peluang utk pengalaman baru-mencuba dan menyertai sesuatu program,kerja mal dan meyertai program jati diri.

6)Manfaatkan internet- segala maklumat hanya di hujung jari anda. Gunakan utk menimba ilmu baru buan perkara haru biru.

7)Belajar dari kesilapan-renungi dan kenal pasti kesilapan dan cuba perbaiki dan elakkan berulang lagi.

8)Lihat dari perspektif yang berbeza- jika kita memandang ke luar rumah melalui tingkap ruang tamu pemandangannya akan berbeza berbanding jika memandang melalui tingkap dapur.begitu juga dengan ilmu. Semakin banyak tingkap yang dimiliki semakin banyak ilmu dan hikmah yang akan diperolehi.

[Sumber: Majalah Solusi isu no 27]

Ilmu Allah itu luas sekali..

"Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, nescaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." - Surah Luqman : 27